Masya Allah, Mahasiswa S2 dan S3 itu Anak Juru Parkir


Tukang parkir bukan profesi hina. Banyak kisah membanggakan yang ternyata tersembunyi di balik kerja keras para tukang parkir.

Seperti diceritakan oleh seorang mahasiswa. Dia bertemu dengan seorang tukang parkir tua saat hendak memotong rambutnya.

Menjelang siang hari, mahasiswa tersebut mendatangi kios potong rambut langganannya. Sesampai di sana, dia belum bisa dilayani lantaran tukang potong tengah pergi ke masjid untuk sholat.

Melihat mahasiswa itu, si tukang parkir menghampiri mahasiswa itu. Bertanya sebentar, tukang parkir meminta mahasiswa tersebut menunggu di bangku yang telah disiapkan.

" Tunggu aja dulu mas di sini, tukang potong rambutnya lagi ke masjid, mau sholat. Paling dia pergi 15 menit saja," kata tukang parkir itu.

" Baik, Pak. Kalau gitu, saya tunggu aja dulu," kata mahasiswa tersebut.

Keduanya lalu terlibat perbincangan, mulai lama kerja si tukang parkir hingga kampus tempat mahasiswa itu kuliah.

Anak Kuliah S2 dan S3

Tukang parkir itu lantas bercerita mengenai anaknya yang tengah kuliah S3.

" Wah, luar biasa, Pak. Anaknya kuliah S2 dan S3 di mana, Pak?" tanya mahasiswa itu.

" Di Australia dan Jerman, dia didanai oleh perusahaan tempatnya bekerja," kata si tukang parkir.

" Perusahaan tempat anak saya bekerja perusahaan minyak. Dulu S1, anak saya kuliah di Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir Yogyakarta. Setelah lulus S1, dia mencoba melamar pekerjaan di perusahaan tersebut, sehari kemudian setelah mengirim lamaran, hp anak saya berbunyi. Saya yang angkat hpnya, karena dia lagi keluar rumah," ceritanya.

Sang juru parkir yang tak disebutkan namanya itu lantas menceritakan soal telepon yang diterimanya itu kepada anaknya. " Setelah anak saya kembali, perusahaan dan anak saya berkomunikasi, akhirnya anak saya diterima bekerja di sana," katanya.

" Karena anak saya kerjanya bagus dalam perusahaan, maka perusahaan menawarkan S2 ke Australia, pulang dari Australia, anak saya ditawari lagi untuk melanjutkan S3 ke Jerman karena dia bekerja dengan baik di perusahaan. Sekarang sedang melanjutkan S3,” kata si tukang parkir.

Sumber: Dream .co.id

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Masya Allah, Mahasiswa S2 dan S3 itu Anak Juru Parkir